Tumplek*tubleugh
10 September akhirnya di ITB ada pasar seni juga setelah lebih dari setahun semua warga kampus nunggu. Dibanding event yang sama tahun 2000 pasar seni ini lack of art performance dari anak2 sr ataupun masyarakat kesenian tradisional yang sering muncul. Sepanjang seharian dby cuman nemu 3 atraksi. Debus, tari pembuka, dan samar2 seurius band.. meski sayup2 denger drumband, dan atraksi lainnya. Kebetulan pas acara hari ini, datang beberapa temen dari university teknologi mara - negeri sembilan yang niat datang ke bandung untuk ngeliat pasar seni doang, nah.. niat amat ya’
dari jam 8 pagi warga bandung tumplek(tubleugh) sepanjang ganesha dan bagian2 depan kampus itb. Seperti biasa. Banyak manusia nyampur aduk di kegiatan 5 tahunan ini. Makin siang makin rapat dan susah bergerak.. pas muter, abang2 dari Malaysia lama pisan jalannya, milihnya lama, nawarnya lama *sigh*
seperti biasa pasar seni menjajakan produk handmade dengan range variant yang luar biasa semua model, gaya, warna tersedia.. beberapa orang niat bawa tas segede karung dan niat berkeliling seharian untuk dapetin souvenir dan benda seni
yang menarik perhatian, beberapa produk terpampang muncul sebagai respon terhadap kondisi dunia terakhir. Misalnya kaos yang ada di beberapa stand menggelar produk anti US dan Israel. Termasuk idiom BU(ll)SH(it), atau kalimat go to hell Israel, the world will be better without you.. mm confrontative statement, protest is beautiful in the name of art huehehehe
terakhir yang menarik, benda2 seni kontemporer dengan motif batik atau bentuk2, dekor2, motif2 lokal.. so sweet, look at the picture.. sambil berkeliling sibuk jeprat jepret moto barang2 yang ga mungkin kebeli terkait dengan duit yang sengaja dibawa sesedikit mungkin biar irit.. they’re so creative.. semoga 5 tahun lagi kondisinya dah berubah.. sehingga bisa borong barang lebih banyak.
Anyway dari segi penyelenggaraan pasar seni 3 tahunan dong.. 5 tahun tuh 1 generasi dah ilang kali buat ngadain moment yang sama mengingat masa kuliah itb maksimum 5 tahun, biar anak-anak yang baru juga belajar eo.. ngadain acara biar grafiknya naik. Asal tujuan ngadain pasar seni bukan cuman mengundang jumlah orang yang datang blanja.. percaya deh nama itb cukup tingi kalo cuman untuk tujuan itu.. pasti rame.. pasti tumplek,, cuman personally pengen pasar seni lebih festive, lebih meriah.. biar yang datang bela2in ngider seharian ga bosen, good work buddies..

September 22nd, 2006 at 2:09 am
garing banget yah tulisan ini kayak reporter metro di pasar seni *sigh..* ya udahlah huehehhe